Geram Marak Aksi Premanisme, Rizal Bawazier Wacanakan Kirim ke Nusakambangan

Geram Marak Aksi Premanisme, Rizal Bawazier Wacanakan Kirim ke Nusakambangan
Anggota Komisi VI DPR RI Rizal Bawazier dalam siaran persnya mewacanakan pelaku aksi premanisme sebaiknya dinusakambangankan lantaran sudah sangat meresahkan masyarakat, Rabu (2/4).

PANTURA24.COM, PEKALONGAN – Aksi premanisme yang belakangan ini marak menjadi perhatian anggota Komisi VI DPR RI Rizal Bawazier. Politikus senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengaku geram dengan tindakan preman yang meresahkan tersebut, terutama di wilayah Pekalongan dan sekitarnya.

“Semua sudah bersabar menghadapi prilaku premanisme, kami ingin kota ini damai. Jadi berhentilah preman itu mengganggu masyarakat Pekalongan,” ujar Rizal Bawazier dalam siaran persnya, Rabu 2 April 2025.

Ia mengungkap sudah banyak menerima aduan maupun keluhan terkait tindakan preman yang sangat meresahkan di wilayah Dapil X Jawa Tengah seperti Kabupaten Pemalang, Pekalongan, Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang.

Politikus yang karib disapa RB ini pun sempat berpikiran bagaimana mengirimkan para preman yang meresahkan itu ke Nusakambangan. Sebab, dirinya hanya menginginkan kehidupan di wilayahnya aman dan damai tanpa adanya keresahan.

“Aksi yang dilakukan preman Ini sudah sangat mengganggu masyarakat. Jadi saya tegaskan ini tidak main-main, kami bisa saja usulkan mereke dikirim ke Nusakambangan,” ulangnya menegaskan.

Sebagai anggota Komisi VI DPR RI, pihaknya saat ini membidangi koperasi, perdagangan, BUMN dan investasi yang dalam hal sangat berkepentingan terhadap kenyamanan usaha maupun hal yang bisa mempengaruhi iklim usaha di tengah masyarakat akibat ulah para preman.

Demikian juga dengan kondisi ekonomi yang sedang terjadi di masyarakat di mana kenyamanan usaha terusik dengan adanya aksi premanisme, khususnya di wilayah yang menjadi konstituennya di Dapil X Jawa Tengah.

“Saya berharap penegak hukum baik polres maupun kodim bisa bertindak tegas terhadap pihak yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat akibat aksi premanisme,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *