PANTURA24.COM, BATANG – Anggota DPR RI Dapil X Jawa Tengah Rizal Bawazier meminta Menteri Lingkungan Hidup (LH) untuk menghentikan penutupan TPA Degayu di Kota Pekalongan. Politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai dampak sosial yang ditimbulkan dari penutupan itu sangat besar lantaran mendekati lebaran.
“Saya meminta kepada menteri stop sementara penyegelan TPA Degayu Kota Pekalongan karena membahayakan kenyamanan warga apalagi menjelang lebaran,” ucap Rizal Bawazier dalam siaran persnya, Sabtu 22 Maret 2025.
Dirinya selaku DPR RI yang mewakili masyarakat di Dapil X Jawa Tengah meliputi Batang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Pemalang merasa ikut bertanggung jawab untuk menjaga kenyamanan warga yang sebentar lagi akan merayakan lebaran.
Kemudian dengan adanya persoalan masa tanggap darurat sampah di Kota Pekalongan telah menyebabkan masalah sosial secara serius. Untuk itu ia meminta Menteri LH untuk mempertimbangkan kembali keputusan menutup TPA Degayu.
‘Stop dulu penyegelan TPA Degayu hingga pemerintah daerah dan warga Kota Pekalongan menemukan solusi terbaik seperti TPS3R maupun solusi lain,” katanya.
RB sapaan karib Rizal Bawazir menyesalkan kebijakan penutupan TPA Degayu karena imbasnya membuat resah masyarakat yang menjadi korban secara langsung karena pelayanan sampah lumpuh dan menumpuk tanpa bisa dikelola seperti biasaya.
“Ini mau lebaran kok malah membuat masyarakat resah, saya berharap jajaran Kementerian LH ikut mencarikan solusinya namun bukan cara yang seperti ini karena ini kan juga bagian dari tanggung jawab Menteri LH,” cetusnya.
Pihaknya masih meyakini Pemerintah Kota Pekalongan pasti akan mencari solusi terbaik dan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Jadi penyegelan TPA Degayu bukan solusi terbaik.